"Tidak ada pembenaran dari penggunaan aksi pembunuhan sebagai alat politik. AS akan berdiri bersama Pemerintah Lebanon untuk membawa siapa pun yang bertanggungjawab atas serangan barbar ini," tegas Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional Tommy Vietor, yang mewakili Presiden Barack Obama, seperti dikutip Associated Press, Sabtu (20/10/2012).
Pihak Gedung Putih turut menyatakan belasungkawanya atas mereka yang tewas dan terluka dalam kejadian ini. Menurut Vietor, keamanan dan stabilitas Lebanon adalah vital bagi warga Lebanon dan negara tetangganya di wilayah Timur Tengah.